Rabu, 02 Desember 2015

MANFAAT SHOLAT BAGI KESEHATAN PARU-PARU


Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saudaraku yang dirahmati ALLAH.
Setiap aktivitas ibadah, seperti shalat, puasa, zakat, haji yang dilakukan oleh seorang muslim, sejatinya sarana mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Tapi, di luar konteks itu, rupanya bukan sekedar amalan tanpa pengaruh. Bahkan, di lihat dari sisi medis, setiap ibadah yang dilakukan setiap umat muslim menyimpan "Keajaiban Medis" yang dahsyat.
Salah satunya adalah pengaruh gerakan shalat bagi kesehatan tubuh.

Dalam Buku Induk Mukjizat Kesehatan Ibadah, dr. Jamal Elzaky, bahkan menulis bahwa gerakan shalat terutama aktivitas rukuk dan sujud, itu sesungguhnya memiliki pengaruh dan manfaat besar bagi kesehatan paru-paru.

Secara medis, gerakan rukuk dan sujud yang dilakukan berulang-ulang dapat menghilangkan aneka ragam penyakit paru-paru.

Sebab, dalam aktivitas rukuk, lebih tepatnya ketika tubuh dalam posisi membungkuk itu, sekat paru-paru menjadi terbuka.
Dalam posisi itulah, darah dapat mengalir secara sempurna ke paru-paru.
Selanjutnya ketika di lanjutkan dengan aktivitas sujud, darah akan semakin lancar mengalir ke bilik pertama paru-paru.

Jadi, dalam keadaan rukuk dan sujud itulah, darah bisa mengalir ke semua paru-paru, kemudian dalam proses selanjutnya akan memasukkan oksigen untuk menggantikan karbon dioksida.

Proses aliran darah yang bisa mengalir lancar ke semua bagian paru-paru hingga tidak kekurangan oksigen itulah yang dapat menjadikan paru-paru sehat.
Konon, para ahli medis menyebutkan gen kanker dapat mencapai paru-paru tidak lain di akibatkan kurangnya oksigen yang masuk ke paru-paru.
Bahkan keadaan itu bisa menyebabkan timbulnya penyakit lain.

Dunia medis telah menjelaskan dan kini menjadi jelas bahwa gerakan shalat ternyata tidak sekedar aktivitas yang di tuntut syariat, tetapi juga memiliki pengaruh dan manfaat bagi tubuh.

Ketika seorang muslim bersujud memang gerakan itu terlihat seperti sepele dan bahkan "menghinakan " [ seorang menaruh kepala lebih rendah dari pantat ],
namun ternyata mengandung mutiara medis yang besar pengaruhnya bagi kesehatan paru-paru.

Dalam keadaan sujud, kadar udara dalam paru-paru berkurang lantas di gantikan oleh udara yang masuk.
Bahkan posisi tangan ketika sujud pun ikut memberikan sumbangsih bagi kesehatan.
Pasalnya, posisi dua tangan di sisi dada [ ketika seseorang melakukan sujud ], itu akan memudahkan proses pengosongan udara hingga paru-paru bisa mendapatkan amunisi baru berupa oksigen yang lebih banyak untuk di alirkan ke seluruh bagian tubuh.

Jadi, jangan anggap remeh dan sepele gerakan rukuk dan sujud dalam shalat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar